Sabtu, 14 Januari 2012

Ini yang gue sebut "menikmati"

Kemarin gue melakukan pembicaraan sama kakak gue tentang orang yang saat SMAnya something dan saat kuliahnya menjadi nothing, atau saat SMA nothing dan saat kuliah menjadi something. Mungkin ini pendekatan analogi yang mudah pepatah " hidup ini seperti roda, kadang kita di atas kadang kita di bawah".

Jadi maksudnya itu kaya gini lo, mungkin lo bisa aja saat SMA adalah orang yang populer dan temenan sama orang yang populer juga, lalu waktu saat kuliah diri lo bisa aja jadi orang yang gak ada apa-apanya, karena persaingan di kuliah lebih berat daripada SMA, lalu karena itu nama lo bisa aja seperti "ingus", hilang di telan hidung.

Atau mungkin aja, lo saat SMA adalah anak cupu, yang kerjaanya pacaran, belajar di kelas, istirahat pergi ke kantin, lalu pulang sekolah rapat, atau ikut ekskul, Abis itu sampe rumah langsung tidur. Lalu setiap hari libur lo mesti les Piano dan les-les pelajaran. Dan ngebuat lo seperti kutu buku. Tapi saat kuliah? buat ada di rumah lama aja jarang banget, karena main terus, oke yang satu ini adalah kehidupan gue.

Tapi, satu hal yang gue tahu mau di manapun posisinya yang gue bisa hanya "menikmatinya"

Beberapa hari ini, kalo gue lagi gak kemana-mana gue nonton film komedi. Dan ada satu film yang menurut gue, pas banget dengan gue, sebagai orang yang sering menjadi pengagum rahasia dari orang. Judulnya adalah "I Love you, Beth Cooper". Di film ini bercerita tentang seorang cowok yang kutu buku, dan suka sama cewek, tapi takut buat ngungkapin perasaanya, bahkan buat ngomong sama itu cewek aja takut. Gue abis kan ya? kampret.. Sampai akhirnya Lulus dan dia bilang perasaanya ke Ceweknya dan dia mulai deket dengan ceweknya, tapi apa yang dia dapet? ternyata ceweknya ini gak seperti bayangannya.. Dan ternyata cewek ini "murahan". Sampai saat si cowok satu mobil dengan itu cewek, si cowok bilang "Dia Bukan Beth Cooper" .

Film ini, seperti menyadarkan gue akan satu hal, apa  Mawar yang gue suka-in mati-matian saat SMP se-sempurna yang selalu gue bayangin selama ini? Kalo ternyata dia parah gimana?

Tapi gue lebih sadar lagi, karena gue udah gak ada perasaan apa-apa sama dia, jadi ya... LUPAKAN AJALAH..

1 komentar: